Meski Disebut Jorok, Makan Upil Ternyata Menyehatkan. Ini Buktinya?

AngkaBocoranTogel.com – Terbaru Mengupil tentu saja dianggap sebagai salah satu perilaku menjijikkan. Apalagi jika dilakukan di depan umum.

Jika mengupil saja sudah membuat orang lain jijik, bagaimana dengan memakan upil? Tentu sangat-sangat menjijikkan bukan?

Namun, siapa sangka ternyata kegiatan yang dianggap menjijikkan tersebut memiliki manfaat kesehatan yang sama sekali tak terduga. Bahkan, mengupil dianggap bisa menjaga kesehatan hidung.

Bukan cuma bermanfaat menjaga kesehatan hidung, menurut Prof Dr Friederich Bischinger yang merupakan dokter spesialis paru-paru di Austria, kegiatan mengupil juga menyenangkan.

“Mengupil dengan menggunakan jari kita sendiri mampu menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai apabila menggunakan sapu tangan. Lebih dari itu, mengupil bisa pula menjaga hidung agar tetap terawat kebersihannya,” katanya dilansir tribunnews.com dari DailyTimes.

Dr Bischinger juga mengungkapkan bahwa memakan upil yang biasanya dianggap jorok ternyata memiliki manfaat kesehatan, bahkan mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

“Memakan upil kering dari dalam hidung adalah cara yang baik untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Secara medis, itu masuk akal dan cara alami yang baik dilakukan,” jelasnya.

Dia melanjutkan, ketika masuk ke dalam perut, upil kering ini akan berfungsi layaknya obat.

“Dalam hal sistem kekebalan, hidung itu kan semacam filter di mana sejumlah bakteri bersarang, dan ketika campuran ini masuk ke usus, kotoran hidung itu berfungsi seperti obat.” lanjut Bischinger.

Bukan hanya Bischinger, sejumlah penelitian sebelumnya dan para ilmuwan dari Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology juga mengungkapkan fakta serupa.

Menurut mereka, mengupil dapat mencegah penularan HIV, mencegah infeksi pernafasan dan maag, serta membuat seseorang menjadi lebih bahagia.

“Jadi mungkin ketika Anda merasakan dorongan untuk ngupil dan memakannya, ikuti saja dorongan alam itu,” tutur Dr Scott Napper, profesor biochemistry dari University of Saskatchewan, Canada.

Bagaimana menurutmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *