Ada Banyak Fakta Tak Terduga Video Viral Bocah SD dan Tante, Mulai Teriakan Pamali Hingga Ancaman Virus

www.PalingAduhai.com – Terbaru Ada sejumlah fakta baru yang terungkap dalam kasus video viral di antaranya adalah peristiwa itu ternyata melibatkan tiga anak kecil.

Sekadar diketahui, diduga adegan itu dilakukan di sebuah kamar hotel. Ada dua adegan ranjang yang beredar luas.

Pertama adegan satu anak lelaki dengan seorang wanita dewasa. Kedua, adegan dua anak lelaki dengan wanita dewasa.

Polda Jabar dan Polda Metro Jaya tengah menyelidiki seluk beluk beredarnya video mesum yang melibatkan bocah dengan wanita dewasa itu.

Hingga hari ini, 5 fakta berhasil diungkap pihak kepolisian seperti dihimpun dari berbagai sumber berikut:

1. Peringatan link berbahaya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengingatkan masyarakat tidak asal membuka situs berkonten pornografi.

Sebab banyak pihak yang memanfaatkan situs-situs porno itu untuk melakukan tindak pidana.

“Situs begitu biasanya phising, berisi spam. Berbahaya,” tutupnya.

Di Pangkuan Ayahanda, Dara Cantik Meninggal Saat Tadarus Al-Qur’an dan Berpuasa Sunnah, Postingan Terakhirnya Dibanjiri Ungkapan Duka

2. Lokasi hotel telah ditemukan

Sementara itu, Tim Cyber Polda Jabar telah mendeteksi lokasi hotel video mesum antara anak kecil dan wanita dewasa itu.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto seusai apel mantap praja di Lapangan Gasibu, Kota Bandung..

“Jadi, tim Cyber sedang bergerak, lokasinya sudah dapat di hotel di Bandung,” kata Agung.

Agung tak menyebutkan dengan jelas keberadaan lokasi hotel itu.

Ia menyebutkan telah memeriksa petugas hotel tersebut untuk mengecek kebenarannya.

“Dari hasil pemeriksan sementara dengan petugas resepsionis, betul ada (proses perekaman adegan vulgar),” katanya.

3. Kesaksian pengantar makanan di kamar hotel

Tidak hanya itu, polisi juga memeriksa petugas yang mengantar makanan di hotel itu.

“Kami tadi malam juga periksa petugas pengantar nasi goreng,” katanya.

Untuk mengetahui kebenaran pastinya, polisi bakal mengecek data tamu yang menginap di hotel tersebut. “Kami akan kroscek, biasanya kalau check in itu ada ninggalin fotokopi KTP,” ucapnya.

Saat ini, polisi masih mendalami siapa perekam dan aktor dalam video mesum tersebut.

“Kita tunggu saja, mudah-mudahan bisa terungkap,” katanya.

4. Salah satu video ada yang berdurasi 1 jam

Di lokasi yang sama, Kabid Humas Polda Jabar Yusri Yunus mengatakan bahwa yang bermain dalam video berdurasi 1 jam 11 menit 05 detik itu adalah seorang wanita dewasa dan anak kecil.

“Iya, yang bermain itu wanita sama anak di bawah umur. Tinggal nanti kalau yang lain tahu, itu artinya mereka ikut serta,” ujarnya.

5. Polisi masih melakukan penyelidikan berdasarkan dialek

Sementara itu, Irjen Pol Agung Budi Maryoto turut prihatin dan merasa miris mendengar kabar beredarnya video vulgar itu.

Secara dialek, pemeran di video porno itu menggunakan bahasa Sunda namun Agung enggan cepat berspekulasi.

“Kalau tentang dialek, saya juga bisa berbahasa Sunda, yang pasti doakan saja, serahkan kepada kami, jangan berpraduga dulu,” kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

6. Ibu Korban Diduga Melihat Adegan Tersebut

Polda jabar telah melakukan analisa terhadap video viral bocah SD tersebut, hasil sementaranya perekaman video tersebut disaksikan dan atas sepengetahuan ibu kandung salah satu anak.

Dilansir Tribun Jabar, Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana mengungkapkan bahwa ibu tersebut turut mengarahkan pembuatan film tersebut.

“Dari bahasa ngomongnya antara anak dengan salah satu perempuan yang di menit ke sekian, itu ibu kandungnya sendiri.

Di satu TKP (tempat kejadian perkara), ibu kandungnya ada di dalam kamar menyaksikan, bahkan mengarahkan anaknya sendiri. Satu TKP lagi, diduga ibunya ada di luar kamar,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana kepada wartawan.

7. Sang Anak Sempat Menolak

Kedua bocah SD tersebut sempat menolak untuk melakukan tindakan asusila tersebut.

Dengan tegas bocah tersebut mengatakan malu, akan tetapi dua orang yang mengarahkan pembuatan video, P dan I terus melakukan bujuk rayu kepada korban.

8. Iming-iming Playstation

Lantaran menolak melakukan adegan video viral bocah SD tersebut, P dan I kemudian mengiming-imingi korban dengan konsol permainan Playstation.

“Malu-malu, cepat buka bajunya, nanti diberi PS. Lakukan seperti yang kemarin, nanti tidak akan diajak lagi, nanti dilaporkan ke ibu kamu, biar dimarahin terus kami disuruh ngamen,” kata I seperti dalam video tersebut, sekitar menit ke-27.

D hanya bisa pasrah, ketika itu, meskipun D berteriak, “Pamali.. pamali… (dosa.. dosa).”

9. Bisikan untuk Menjadi Artis

Pada adegan berikutnya, sang pemeran wanita dalam video viralbocah SD itu kemudian membisiki sang bocah untuk menjadi artis.

“Ngapain malu, D (inisial anak tersebut) mau jadi artis enggak? Ini kan lagi syuting,” ujar wanita itu.

1o. Dilakukan 3 Hari

Sabtu (06/01/2018), Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan perbuatan tak senonoh itu diduga dilakukan selama beberapa hari.

“Dugaan kita kalau pembuatannya sampai tiga hari itu karena ada tulisan hari pertama, kedua, dan ketiga,” ucapnya.

11. Anak Jalanan

Polda Jabar telah menganalisa tiga video viral bocah SD dan kamera pengawas (CCTV) di dua hotel yang diduga sebagai lokasi pembuatan tersebut.

Dari hal tersebut penyidik telah memastikan bahwa tiga anak yang diduga menjadi korban adalah anak-anak jalanan yang berdomisili di kota berjuluk kota kembang ini. Korban berusia antara 7 hingga 13 tahun, katanya.

“Dari cara ngomongnya, gaya bahasa Sunda, bahasa Sundanya anak-anak Bandung.

Kita pastikan anak-anak berumur, kurang lebih 7 tahun, 10 tahun, dan 13 tahun.

Dan tiga-tiganya tidak bersaudara,” ungkap Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *